SETWAN Halut

Berita

16/08/2024
Image
Tindak Lanjut Aspirasi Masyarakat, DPRD Halut Gelar Rapat Dengar Pendapat

Buletin DPRD. - Menyikapi aspirasi masyarakat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) yang disampaikan ke DPRD, Senin (5/8) mendapat perhatian serius dari DPRD Halut.

Setelah mendengarkan keluhan tersebut, DPRD bergerak cepat mengundang pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat pada Senin (7/8). Rapat ini melibatkan Gabungan Komisi I, II dan III dengan menghadirkan pihak Depot Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tobelo, Kadis Kelautan dan Perikanan Halut, Pemilik SPBN Wosia, dan perwakilan HNSI.

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, H. Samsul Bahri Umar, S.Ag dan dihadiri sejumlah anggota DPRD lainnya. Setelah membuka rapat, politisi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa Rapat ini adalah tindak lanjut dari aksi masyarakat nelayan beberapa hari lalu. "Kemarin masyarakat yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Halut melakukan unjuk rasa di DPRD, salah satu poin yang disampaikan adalah sudah 3 bulan mereka tidak lagi mendapatkan Solar bersubsidi di SPBN Wosia" jelasnya. Kemudian lanjut beliau "para nelayan sangat keberatan dengan kebijakan TBBM Tobelo yang mengalihkan distribusi BBM bersubsidi jenis Solar ke SPBU Loloda karena alasan izin operasional SPBN Wosia telah berakhir. Ini jelas sangat merugikan para nelayan, karena untuk mendapatkan Solar bersubsidi, mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh ke Loloda, atau membeli Solar nonsubsidi di Tobelo dengan biaya yang cukup tinggi," jelas Ketua DPRD periode 2009-2014. 

Pihak TBBM Tobelo ketika memberikan penjelasan terkait hal ini, menjelaskan bahwa untuk sementara waktu TBBM Tobelo tidak bisa menyalurkan BBM ke SPBN Wosia, karena izin operasionalnya telah berakhir. 

Ketika DPRD meminta perlu ada langkah lain dari pihak TBBM Tobelo agar kebutuhan Solar bersubsidi untuk masyarakat nelayan tetap dlayani di SPBN Wosia, Fandi menjelaskan "Kami tidak bisa melakukan itu, karena menyalahi aturan dan SOP, namun Kami jamin, jika izin operasional SPBN telah diperpanjang, Kami akan segera menyalurkan BBM ke SPBN Wosia". Ujarnya. 

Akhirnya DPRD meminta kepada pemilik SPBN agar segera memperpanjang izin operasionalnya dalam waktu 7 hari ke depan, agar proses pelayanan di SPBN Wosia bisa berjalan kembali. (yd).

Share: